Alone

Diantara gemericik sunyi,

kau sandarkan aku pada punggungmu,

tepis gurat sepi yang menerjangku,

dan tetap menggenggam tanganku.

dan diantara tawa lukaku,

tiba-tiba kau terbang sambil berteriak “aku bintang jatuh!”

detik berikutnya aku mendapatimu terdampar di tempat yang tak sampai oleh tanganku.

dan hari ini, diantara gemericik sunyi,

aku bersandar pada hujan yang terus berbisik,

“apimu sulit dipadamkan,”

padahal aku berharap,

hujan berkata bahwa aku tidak sendirian.

 

-Chang Nidhyun-

01/03/14 1:00AM

Iklan

2 thoughts on “Alone

  1. Ping-balik: Xue Han’s Library | Xue Han's Pen World

  2. Ping-balik: Xue Han’s Library | Xue Han's Pen World

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s