Di Ufuk Rindu

Dan di ufuk rindu, tertulis namamu.
Kau tetap hening, dan aku hanya menuliskan gerimis dalam rindu.
Dan di ufuk rindu menjulang petualangan lalu,
Sayang aku tak bisa menariknya.

Kau tetap bisu,
Dan aku berhenti menunggu.
Sayangnya hanya sebentar,
Di ufuk rindu namamu melambai palsu.

Parau, rindu itu terlalu parau.
Tapi bagaimana bisa aku berdiri seperti ini dengan rindu yang parau?

Di ufuk rindu aku masih mendengar suaramu,
Masih dapat mengenalimu,
Masih dapat melihat bayangan namamu melambai.

Di ufuk rindu aku menunggu.
Menuliskannya dengan gerimis,
Ditemani hatiku yang ikut parau.

Apakah disana rinduku ikut singgah?

NDRH’s Poetry
Hyun/Nidariah S HS
04/03/13/09:45PM

Iklan

Satu respons untuk “Di Ufuk Rindu

  1. Ping-balik: Xue Han’s Library | Xue Han's Pen World

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s