Ketika Setan Menangis

Aku hanya seonggok butiran yang lebih kecil dari debu,

semua orang dapat menginjakku,

andaikan aku semakin membesar,

akuberhak untuk segera di depak,

karena aku hanya setan.

 

Aku tak lebih berharga dari arang,

duniaku lebih kelam daria rang,

sesibuk apapun aku untuk mewarnai duniaku,

dan mencoba untuk merenovasi dinding hidupku,

aku tetaplah api…aku tidak akan lebih baik.

 

Semua bisa berubah bukan?

tentu saja, aku tahu. Aku dapat. Dan aku telah.

tapi aku hanya setan,

aku tetaplah api… tidak akan lebih baik.

 

Tuhan, akankah Kau memaafkanku?

mengampuniku yang begitu besar kepala ini?

akahkah Kau memberiku kesempatan?

andai aku memang terlahir untuk neraka,

diciptakan dengan api hitam didalamnya,

dapatkah aku merengkuh surga-Mu?

 

Aku hanya tetap berjalan,

layaknya mahluk lain yang Kau ciptakan,

berhenti sesekali saat menghadapi badai,

berjalan saling berpegangan dengan yang lain,

yang sayangnya mereka adalah para air bersayap,

kemudian menangis karena terluka,

dan tersenyum karena cinta.

namun pada akhirnya aku tetaplah setan,

diciptakan dengan api did alamnya,

dengan dunia yang lebih kelam dari arang,

dengan dinding hati yang diciptakan untuk menyakiti.

 

Tubuhku bergetar,

aku takut, tentu saja.

aku tetaplah seseorang yang lebih kecil darid ebu,

yang kapanpun dapat di depak,

dan tentunya diinjak.

 

Aku adalah setan,

diciptakan dengan api didalamnya,

dengan dunia hitam yang lebih kelam dari arang,

dengan dinding hati yang diciptakan untuk menyakiti,

dan di tengah kejahatanku,

aku menangis sendiri…

andai aku memang terlahir untuk neraka,

dapatkah semua berubah?

kemudian aku merengkuh surga-Mu?

-Chang Nidhyun-

28/02/14 05:00PM

Iklan

One thought on “Ketika Setan Menangis

  1. Ping-balik: Xue Han’s Library | Xue Han's Pen World

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s