4

(don’t) Call Me Daddy ! [teaser]

10559688_974256942614750_4298033581540069567_n

Title     : (don’t) Call Me Daddy

Main Cast: Lu Han, Ariel Lau, and Their Children

Other Cast : Find by your self

Rating : PG

Length : Multichapter

Auhtor : Nidhyun (@nidariahs)

Cover by : Leesinhyo @CafePosterArt

***

Mungkin saja ini mimpi. Ya. mungkin saja. mungkin saja kedatangan gadis bernama Ariel –yang ditemuinya di New York—3 tahun kaku itu hanya sebuah mimpi. Mimpi yang panjang, dimana mimpi itu hanya memaksa Luhan untuk berubah menjadi lebih baik. Ya. mungkin saja…

“Kevin! Apa yang kau lakukan dengan tugas kuliahku?! Oh tidak! Aku bisa gila!” Luhan mengerang frustasi saat anak laki-laki yang memiliki wajah persis seperti dirinya itu menumpahkan botol berisi air susu tepat ke permukaan tugasnya yang baru saja di-print.

Luhan buru-buru mendekati Kevin –tidak, tepatnya Luhan mendekati papernya dan langsung menatap sedih tugasnya yang kini hampir tidak bisa diselamatkan.

“Aleyna! Jangan memainkan tepung itu! Kau barus aja mandi! Aleyna!” lagi-lagi Luhan harus berteriak –setengah frustasi kembali—saat mendapati balita seumuran Kevin tengah mengacak-acak tepung terigu di atas meja –bahkan Luhan tidak habis pikir bagaimana bisa anak itu naik ke atas meja dan yang lebih gila Kyungsoo meninggalkan tepung itu disana. Membuat semuanya kacau. Ya kacau…

 

Semua berawal dari kesalahannya 3 tahun silam, saat Luhan, Tao, Yixing, Jongdae, Minseok dan Yifan berlibur ke Amerika, tepatnya ke New York. Saat itu, semua liburan itu adalah mimpi indah. Selain gratis –karena orangtua Junmyeon yang membayar biaya liburan, Luhan juga bisa melepas segala beban penat di kepalanya.

Semua itu tetap indah, meskipun ia sudah memulai pertemuannya dengan gadis bernama Ariel Lau –gadis berdarah Cina yang menetap di Kanada—yang juga tengah berlibur di New York, gadis itu bersama romobongan teman sekelasnya tengah menikmati liburan terakhir mereka sebelum menginjak jenjang bangku universitas.

Tapi sayangnya, dipertemua ketiga dengan Ariel –tepatnya di sebuarclub mewah—justru menjadi musibah bagi Luhan…dan juga gadis itu, mungkin. Luhan tidak tahu bagaimana awalnya, Luhan juga tidak tahu bagaimana ceritanya ia bisa mabuk berat, tidak bertemu teman-temannya, dan yang terburuk Luhan terbangun dan tengah sekamar dengan gadis iru…Ariel.

Semua baik-baik saja, karena Ariel pun tidak lagi mempermasalahkan ‘kecelakaan’ itu, hingga seminggu lalu Aiden Lee –sepupu Luhan—tiba-tiba datang dengan istrinya –Jill Choi—yang meminta…ah! tepatnya mereka memaksa Luhan untuk bertanggung jawab.

Ariel hamil! Tidak, bahkan Ariel datang dengan 2 anak bernama Kevin Lu dan Aleyna Lu. Mereka kembar. Dan yang membuat Luhan tertohok, mereka adalah anak kandung Luhan!

“Ariel bukan memintamu untuk menikahinya, Ariel hanya ingin kau merawat kedua anak kalian. Dia tengah mengikuti audisi teater yang diadakan di Jeju. Hanya 3 bulan. Tidak lama, bukan? Ariel akan pulang seminggu 2 kali ke Seoul,” kata Aiden memberi pengertian.

“Jika kau tidak mau, aku akan melaporkanmu pada orang tuamu dan memaksa mereka agar kau mau menikahi Ariel!” itu bukan Aiden yang mengatakan, Jill Choi. Wanita itu adalah sahabat karib Ariel. Dia sangat marah pada Luhan, bahkan hampir menampar Luhan di pertemuan pertama mereka.

“Kau membuat hidupnya rusak! Kau merusak masa depannya! Dans ekarang kau mau lepas tanggung jawab dari anak kalian?!” kata Jill masih berapi-api.

Tapi yang membuat Luhan terenyuh bukan semua itu, melainkan ucapan Ariel…

“Aku tidak akan memaksamu jika kau tidak mau. Aku juga punya kenalan di Korea, atau mereka bisa pulang ke New York. Aku hanya memberikanmu kesempatan untuk mengenal kedua anakmu lebih dekat. Karena kau tidak yakin, apakah aku akan memberikan eksempatan seperti ini lagi atau tidak…”

 

2015/05/19